BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Selama September lalu, Kota Balikpapan mengalami deflasi 0,07 persen. Ini deflasi pertama sepanjang tahun ini. Kota Balikpapan juga menjadi satu-satunya yang mengalami deflasi, dari 8 kota di Pulau Kalimantan yang dipantau inflas inya oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Demikian ditakan Kepala Seksi Integrasi Pengolahan dan DIsemniasi Data Statistik BPS Kota Balikpapan Umar Riyadi, di kantornya, Senin (3/10/2011) sore. Deflasi ini hal yang bagus karena harga -harga turun, katanya.
Penurunah harga pada kelompok bahan pangan di Kota Balikpapan selama September, banyak menyumbangkan angka deflasi. Meski lima kelompok pengeluaran lain yang menjadi indik ator inflasi mengalami kenaikan, secara akumulatif masih kalah ketimbang penurunan harga bahan pangan.
Tujuh kota lain yang disurvei BPS, mengalami inflasi. Misalnya Pontianak (0,88 persen), Singkawang (1, 53 persen), Sampir (0,48 persen), Palangkaraya (1,33 persen), Banjarmasin (0,17 persen), Samarinda (0,52 persen), dan Tarakan (0,05 persen). Inflasi suatu daerah, dipengaruhi 170 jenis komoditas.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang